Lebih enak mana aku memanggilMu, "Yes" atau "Sus"?
Aku sendiri lebih suka dipanggil "Ta" dari pada "Sit", kurasa kalau begitu kupanggil Kau "Sus", ya!
Akhir-akhir ini aku banyak bingung, banyak mengoceh pada teman-temanku tentang hal yang tak mereka tahu, dan aku sendiri juga tidak tahu. Kalau Kau, pasti sudah tahu kan, Sus?
Bodoh sekali, kenapa aku nggak mengoceh padaMu dari kapan-kapan.
Aku bingung sama organisasi di kampus. Aku bingung sama bumiku dan penduduk bumiku. Aku bingung sama gereja. Aku bingung sama PKM. Aku bingung sama Omnibus Law. Aku bingung sama transgender yang merasakan kasihMu. Aku bingung sama kuliahku, tambah susah aja. Aku bingung apakah merokok itu dosa(sekarang nggak lagi). Aku bingung menyusun prinsip-prinsip dalam hidupku yang membuatku menjadi manusia yang sebenar-benarnya.
Dulu, waktu Kau ada di dunia ini sebagai manusia, gimana sih Sus caranya hidup yang sebenar-benarnya? Aku sedang baca lagi Kitab Suci, mau cari tahu dulu Kau gimana. Tapi ya gitu, ngadat terus, tiap hari ada aja yang bikin gak jadi baca. Sorry, ya.
Aku baca banyak hal. Kau tahu itu pasti. Dan itu semua tidak membuatku semakin tahu, Sus. Rasa-rasanya aku jadi makin goblok karena nggak melakukan apa-apa.
Ayo ikut aku, Sus! Melakukan ini dan itu. Kalau Kau bersamaku, pasti aku tidak akan melakukan hal yang salah, kan?


Sita yang ikut Yesus aja coba.. jangan Yesus yang ikut Sita terus
BalasHapus