Yang utama buatmu adalah Dia, barulah diriku.
Sebab semakin dekat kau denganNya, semakin dekat kita.
Kamis, 09 November 2017
Rabu, 04 Oktober 2017
Senin, 02 Oktober 2017
Menatap Jalanan
Setiap kau tersenyum, aku jatuh cinta lagi.
Setiap aku mencoba menyandarkan kepalaku di bahumu, aku bersyukur.
Tuhan baik. Ia bolehkan aku mengenalmu, bahkan, mengasihimu.
Selasa, 12 September 2017
Tentang Hidup
Adakah ia seperti sebuah drama, yang alurnya sudah ditentukan, dan dialognya bisa saja diganti oleh Sang Sutradara?
Maka manusia adalah tokoh hidup, yang berakting sampai akhir menurut skenario.
Maka manusia adalah tokoh hidup, yang berakting sampai akhir menurut skenario.
Minggu, 03 September 2017
Aku Jatuh Cinta Lagi
KepadaMu,
Yang membuat terjadi segala sesuatu dalam hidupku
Yang menjadikan aku ada dalam rencana agung itu
Ke manakah lagi aku bisa menjauh dari kasihMu?
Aku tidak tahan!
Yang membuat terjadi segala sesuatu dalam hidupku
Yang menjadikan aku ada dalam rencana agung itu
Ke manakah lagi aku bisa menjauh dari kasihMu?
Aku tidak tahan!
Minggu, 11 Juni 2017
Minggu, 28 Mei 2017
Percakapan
Aku: Nanti kalau ulang tahun, aku minta hadiah lho.
Ibu: Hadiah apa?
Aku: Alkitab bahasa Jawa!
Ibu: Segitunya. Memang mau jadi apa?
Aku: Jadi arsitek!
Ibu: Hadiah apa?
Aku: Alkitab bahasa Jawa!
Ibu: Segitunya. Memang mau jadi apa?
Aku: Jadi arsitek!
Rabu, 24 Mei 2017
Bapak dan Anak
Kemarin sore di pantai.
Aku melihat seorang bapak berlari-lari kecil. Dia berhenti, menoleh ke belakang dan tersenyum. Baru nampaklah kepadaku, seorang anak mengikutinya dengan langkah yang takut-takut.
"Lari, ayo lari ke sini!" bapak itu berkata pada si anak sambil berlari kecil lagi, makin menjauh. Anak ini malah hampir berhenti berjalan karena yang dilihatnya adalah ombak di sebelah kanannya.
Si bapak menoleh lagi ke belakang, menggandeng anaknya dan berlari bersama. Anak itu akhirnya berlari juga.
Dan aku terus-menerus merenungi hidup.
Aku melihat seorang bapak berlari-lari kecil. Dia berhenti, menoleh ke belakang dan tersenyum. Baru nampaklah kepadaku, seorang anak mengikutinya dengan langkah yang takut-takut.
"Lari, ayo lari ke sini!" bapak itu berkata pada si anak sambil berlari kecil lagi, makin menjauh. Anak ini malah hampir berhenti berjalan karena yang dilihatnya adalah ombak di sebelah kanannya.
Si bapak menoleh lagi ke belakang, menggandeng anaknya dan berlari bersama. Anak itu akhirnya berlari juga.
Dan aku terus-menerus merenungi hidup.
Langganan:
Komentar (Atom)

